My Headlines

Tuesday, 25 June 2013

PUISI : NAMUN KINI....




 photo Kedamaian_zps2a604327.jpg 

Namun Kini....


Siapakan bersama
diwaktu kesepian
meredah tangisanku
apakah sudah tercatit
ini suratan & takdir buatku
haruskah aku pasrah?
tunduk mengalah
atau....
haruskah aku saingi takdir?
melawan arus ketetapannya....
dimana kebahagian
dimana kemesraan
apakan daya terpaksa ku telan semua kepahitan




Perpisahan ini sungguh menyakitkan
Kepiluan ini meracun hidupku
Kesunyian ini membunuh jiwaku
tunduk menangis sepanjang hayatku
meratap kesal....
resah dan gelora
jadi sahabat derita
nyala dan membelai jiwa
tiada berteman
sepinya....

Namun kini...,
aku yang sekarang bukan yang dulu
yang hanya tunduk mengalah
saban hari,saban waktu
aku disuntik....
aku disaji.... 
dengan suatu semangat jitu
bahawa hidup mesti diteruskan
persetankan memori-memori silam
persetankan kisah-kisah duka
aku harus bangun dari lamunan
lamunan harus terhenti....

Terima kasih Asmaraku
hadirmu membawa sinar
walau seketika cuma
cahayamu menerangi kegelapan
mewarnai kembali liku liku hidupku 
meskipun dirimu telah dimiliki
izinkan aku sekadar menumpang kasih
kerana cintanya yang telah lama hilang
sejujurnya, aku tak bisa
hidup tanpa ada kamu
aku gila....
andai rindu ku pendam
kan kusimpan untukmu
berakhirlah sandiwara
Kisah dusta dan dilema




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

ShareThis