My Headlines

Sunday, 30 June 2013

PUISI : KENAPA, KENAPA DAN KENAPA



 photo tangisan_zps110b8a94.jpg 

Kenapa, Kenapa Dan Kenapa....


Kenapa, kenapa dan kenapa
jantungku disuntik debaran amat kencang
hatiku disulami rasa sayuan hiba
jiwaku berantakan terdesak
fikiranku dilayangi rasa kekusutan
Ahh! persoalan demi persoalan
berligar-ligar menerjah terus ke benakku
aku sendiri tidak mengerti
kenapa aku disajikan dengan keadaan ini
perlukah aku terus diuji....
perlukah aku terus diterjah....
ya! Allah ujianmu terlalu maha
tak terbawa oleh diriku yang kerdil ini 

Kenapa aku perlu diasak oleh cabaranmu
kenapa aku perlu diasak oleh dugaanmu
tidak cukupkah dengan apa yang telah kulalui
selama ini?....
haruskah aku terus meratapi dan merintih
mempertaruhkan titisan airmataku
menangisi nasib yang sering dirundung kekecewaan
tunduk mengalah pada takdir dan waktu
aku kesepian dan sengsara dalam dunia kongkonganmu
aku ingin nikmati kebahagian dan kasih sayang
aku ingin nikmati kecerian dan kegembiraan
saperti hari-hari semalamku

Berikan aku kesempatan untuk menikmati kesemuanya itu
berilah aku peluang untuk keluar dari kongkonganmu
mengapai kesejahteraan saperti insan lain
aku punyai keinginan dan hasrat
aku ingin kembali mengasihi dan dikasihi
bukakan kembali pintu hatiku yang telah kau tutupi
bebaskan aku dari dunia kegelapan ini
bebaskan aku dari keperitan dan kesengsaraan ini
jangan biarkan aku terus karam
lemas dalam tangisan airmataku
ya! Allah aku sujud padamu
ku abdikan diriku untukmu sehingga hujung nyawaku
keluarkanlah aku dari belenggu penyiksaan ini

Tapi kapan,kapan aku bisa bebas
bebas saperti sang helang diangkasa nan luas
menebarkan sayap membelahi angkasa
dalam erti kata kebebasan sebenarnya
apakah akan benar ilusiku ini?
atau terus terusan
lemas karam dalam deraian rintihan
airmata tangisanku....
tunduk mengalah  pada takdir dan waktu




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

ShareThis